Saturday, 4 July 2015
Tahapan sistem hacking
Melakukan pencarian sistem yang dapat dijadikan sasaran, mengumpulkan informasi terkait sistem sasaran dengan memakai search engine, whois, dan DNS zone transfer.
Contoh:
Seorang
cracker ingin melakukan defae (merubah tampilan website) di
uad.ac.id.
Maka kegiatan footprinting adalah mendefinisikan jenis webserver yang
digunakan, misalnya jenis webserver apache atau IIS, versi dari
webserver yang digunkan. Setelah versi webserver yang digunakan di
ketahui oleh seorang cracker, untuk mengetahui kelemahan bug yang
berhubungan dengan data yang didapatkan biasanya sang cracker
mengunjungi website-website hacking atau cracking,
misalnya:http://www.milw0rm.com/ atau
sebagainya. Jika sudah ditemukan sang cracker melakukan proses
utamanya yaitu ATTACK.
Footprinting sdibagi menjadi dua bagian yaitu:
a) Passive Footprinting
b) Active Footprinting
2) Scanning Fingerprinting
Scanning adalah Tahap dimana hacker mulai melakukan serangan. Dalam tahap scanning ini, hacker akan mencari kelemahan pada target/korban. Metode ini biasanya menggunakan Tools , namun tidak menutup kemungkinan metode ini dilakukan dengan cara manual.
Open Port itu adalah suatu pintu yang terbuka pada system computer. Dengan pintu itu, computer memiliki hak untuk menentukan service-service dalam system untuk berkomunikasi dengan luar area system computer itu sendiri
Contoh: Komputer yang ingin melihat suatu web, maka computer itu membuka port 80 (Port 80 adalah port default untuk melihat web).
Ping adalah salah satu comment pada cmd di computer. Ping ini bertujuan untuk melakukan tes apakah computer Host/Victim itu terkoneksi di dalam jaringan internet/LAN atau tidak.
Paket data yang kita kirim ternyata berhasil diterima 100%. Itu pertanda Host aktif terkoneksi dalam jaringan.
3) Enumeration
Enumerasi adalah tahapan mendapatkan informasi dari korban seperti halnya dengan tahapan awal Hacking, tetapi dengan Enumerasi, Aktifitas pembobolan menjadi lebih aktif, ini dikarenakan Hacker langsung berhubungan dengan komputer korban. Karena langsung berhubungan dengan korban, aktifitas ini sangatlah beresiko bagi hacker yang belum berpengalaman dan sangat mudah dideteksi oleh keamanan Firewall & IDS, jadi enumerasi lebih cocok pada hacker tingkat lanjut.
Enumerasi biasanya dilakukan oleh orang yang berada dalam satu jaringan atau LAN (Local Area Nerwork), ini dikarenakan Enumerasi membutuhkan koneksi yang rawan blocking, terkadang ENumerasi dilakukan berdasarkan protokol yang digunakan dalam LAN.
Informasi-nformasi yang bisa didapat oleh Hacker dengan Enumerasi sebatas mengenai Jaringan Drive Sharing, sumber daya, nama-nama pengguna yang terdapat dalam sharing folder, dan informasi Service. Jika ingin mendapatkan informasi lebih layaknya IP Address, Open Port (listening port), alamat korban dll.
4) Gaining Acces
Ini adalah tahap penetrasi computer system Host yang sebenarnya. Karena, di tahap ini pun telah terjadi usaha mendapatkan akses ke computer Host. Banyak cara yang di lakukan. Contoh tools “pqwak”.
5) Escalation Privilege
Setelah mendapatkan akses koneksi ke computer Host, langkah selanjutnya adalah menaikkan hak akses dari user menjadi administrator (di windows) atau root (di linux). Jika tahap 4 sudah berhasil dilewati, maka untuk tahap ini sangat mudah dilakukan. Walaupun memiliki kata sandi yang kuat namun tetap bisa di bobol dengan tools “Rainbow crack, jhon the ripper, ophcrack, l0phcrack, getadmin, sechole, pipe3” menjadi lebih mudah dilakukan.
6) Pilfering
Jika sudah mendapatkan akses level yang lebih tinggi. Maka, langkah selanjutnya adalah membuat data-data Host yang ters- Share atau terbuka bebas untuk umum pada jaringan internet/local. Tujuannya adalah satu, yaitu memudahkan kita untuk tidak mengulangi langkah awal hingga nomer 6, dan jaga-jaga agar kita tidak lepas koneksi dengan korban jika korban tiba-tiba berhenti online. Inilah tahap yang paling dicari, yaitu mendapatkan akses langsung ke data-data computer korban.
7) Covering Tracks
Tahap ini adalah tahap diamana kita harus menutup dan menghapus jejak penetrasi kita pada computer . Banyak hal yang bisa kita lakukan, diantaranya adalah dengan menggunakan (Logcleaner-ng, winzapper, rootkits, file streaming). Perlu hati-hati bahwa, dalam menggunakan alat-alat scanning seperti pada tahap awal. IP addres kita tercatat secara default pada system log computer Host dan juga pada antivirus. Inilah mengapa, para hacker yang tertangkap saat selesai melakukan aktifitasnya. Bisa jadi karena kecerobohannya yang tidak meng-Hide IP Addres nya, Menggunakan Proxy Anonymous, Atau tidak melakukan penghapusan jejak pada computer Host dan Antivirus nya.
8) Backdooring
Adalah sebuah tahap dimana hacker berkeinginan untuk selalu melakukan koneksi pada system yang telah ter Hijacked (Terkuasai) selamanya. Sistem yang ter Hijacked bisa disebut computer zombie.
Konfigurasi pada system yang paling sering menjadi sasaran adalah area “start up” dan area windows di \C:\Windows dengan melakukan penyamaran nama atau bentuk. Banyak cara yang dilakukan untuk melakukan backdooring ini. Bisa dengan menggunakan (Cron, at, rc, netcut, keystroke loggers, fpn wcint dll, tini, adore, vnc, bo2k, Radmin, dll). Atau yang paling sering adalah Keyloggers/Keystroke.
Keyloggers/Keystroke adalah suatu software yang disebut sebagai Spy/Malicious Program. Fungsinya adalah merekam setiap ketukkan keyboard pada form-form/bentuk-bentuk sensitive pada sebuah web, seperti halaman login. Meskipun tidak Online, keystroke/keyloggers ini tetap merekam dan jika suatu saat Online maka dengan diam-diam ia akan mengirimkan hasil log tersebut kepada email hacker pada port yang telah dibuka oleh hacker sebelumnya di system Host.
Backdooring juga sering menggunakan prinsip client and server. Ini disebut sebagai Trojan. Dimana client adalah hacker dan server adalah Host.
Tujuannya, ia bisa menguasai computer zombie selamanya.
9) Denial of Service
Adalah upaya melakukan pelumpuhan system computer korban. Denial of Service (DoS) attack” merupakan sebuah usaha (dalam bentuk serangan) untuk melumpuhkan sistem yang dijadikan target sehingga sistem tersebut tidak dapat menyediakan servis-servisnya (denial of service). Cara untuk melumpuhkan dapat bermacammacam dan akibatnyapun dapat beragam. Sistem yang diserang dapat menjadi “hang” , tidak berfungsi, atau turun kinerjanya (beban CPU tinggi).
Serangan denial of service berbeda dengan kejahatan pencurian data atau kejahatan memonitor informasi yang lalu lalang. Dalam serangan DoS tidak ada yang dicuri. Akan tetapi, serangan DoS dapat mengakibatkan kerugian finansial. Sebagai contoh apabila sistem yang diserang merupakan server yang menangani transaksi â€Å“commerce”, maka apabila server tersebut tidak berfungsi, transaksi tidak dapat dilangsungkan. Bayangkan apabila sebuah bank diserang oleh bank saingan dengan melumpuhkan outlet ATM (Anjungan Tunai Mandiri, Automatic Teller Machine) yang dimiliki oleh bank tersebut.
Selain itu DoS sering digunakan sebagai bagian dari serangan lainnya. Misalnya, dalam serangan IPspoofing, seringkali DoS digunakan untuk membungkan server yang akan dispoof.
Posted by
dwi nuryadi
02:23:00
Sekuritas Komputer "The Art Of WAR"
1. Mencari link
dan resume ebook ““The art of war : Sun Tzu”
Link Download e-book :
Resume e-book " The art of war : sun Tzu"
Sun Tzu
menulis dalam buku ini bahwa hakekat dan
sifat perang di sepanjang sejarah manusia adalah siasat dan pollitik,
tipu muslihat, taktik, licik, curang, tega kejam brutal, ganas,
mengusik, menyerang dan menghancurkan lawan dan musuh.
Seni pertempuran
yang ditulis Sun Tzu tidak hanya bisa diterapkan dalam
perang tapi juga bisa diterapkan dalam bidang-bidang lainnya.
Contohnya dalam bidang bisnis dan manajemen, dalam bidang hukum,
hubungan antar manusia bahkan banyak diterapkan dalam olahraga
dan Ilmu Komputer.
Buku The art of war ditulis dalam 13 bab. Berikut adalah kesimpulan dari setiap bab buku art of war :
2. Aspek-aspek keamanan terdiri dari tiga aspek yaitu
3. Algoritma Kriptografi sederhana
- Availability (Ketersediaan)
- Confidential (Kerahasiaan)
- Integrity (Integritas)
Sandi caesar atau sandi geser merupakan algoritma yang paling sederhana dalam memahami sekelumit kecil mengenai kriptografi. Ini merupakan teknik enkripsi paling sederhana namun terkenal.
Cara kerjanya cukup mudah, tinggal menggeser deretan huruf sebanyak 3 kali seperti pada langkah berikut:
Rumus untuk enkripsi caesar yaitu :
C = P + 3 mod 26
sedangkan untuk Deskripsinya :
P = C - 3 mod 26
Diketahui :
C = Cipherteks
P = Plainteks
Posted by
dwi nuryadi
02:16:00
Friday, 3 July 2015
Manajemen User di Linux Ubuntu
Dalam manajemen user, pertama yang dilakukan adalah membuat user baru dengan menggunakan dua perintah, seperti #adduser [spasi] nama_user_baru atau menggunakan # useradd [spasi] nama_user_baru. Kedua perintah ini berbeda. Kalau menggunakan adduser maka user yang kita buat sudah dibuatkan tempat/directory, grup serta password sehingga bias masuk ke tampilan GUI. Sedangkan useradd maka user yang kita buat tadi tidak memiliki directory, grup dan untuk password sendiri kita harus membuatnya dengan perintah #passwd [spasi] user dan tidak bias masuk ke tampiulan GUI karena tidak ada grupnya yang ada di dalam user tersebut. #Menambah user baruSyntax :#adduser[spasi]nama_userTampilan menggunakan perintah #adduser
Posted by
dwi nuryadi
21:25:00
Tuesday, 16 June 2015
Tugas Final Mata Kuliah Sekuritas Komputrer
Jawaban:
1. Pengertian Secure Sistem
Security system adalah suatu system atau mekanisme yang dirancang sedemikian rupa yang digunakan untuk mengamankan sebuah perangkat hardware atau software pada sebuah computer.
Secure system ini bertujuan untuk membuat para attacker membutuhkan waktu lama untuk masuk ke dalam system, karena dalam dunia computer, tak ada suatu system pun yang aman 100%, pasti ada setiap kelemahan-kelemahan tertentu yang tersembunyi, yang bisa diexploit. Dan yang hanya bisa dilakukan oleh User adalah untuk meminimalisir setiap kelemahan yang ada pada sebuah computer, oleh karena itu dibutuhkan sebuah system security yang mana telah disediakan oleh banyak developer ataupun vendor-vendor tertentu berupa bayar ataupun gratis.
2. Elemen- elemen Information System
a) Privacy/confidentiality
➔ Keamanan terhadap data data pribadi, messages/pesan-pesan atau informasi lainnya yang sensitif.
➔ Serangan pada jaringan berupa aktifitas sniffing (menyadap) dan adanya keylogger. Umumnya terjadi karena kebijakan/policy yang kurang jelas. Admin atau ISP nakal.
➔ Coutermeasure : gunakan teknologi enkripsi/kriptografi.
b) Integrity
➔ Bahwa informasi atau pesan dipastikan tidak dirubah atau berubah. Karena ketika melewati jaringan internet, sebenarnya data telah berjalan sangat jauh melintasi berbagai negara. Pada saat perjalanan tersebut, berbagai gangguan dapat terjadi terhadap isinya, baik hilang, rusak, ataupun dimanipulasi oleh orang yang tidak seharusnya.
➔ Serangan pada jaringan dapat berupa aktifitas spoofing, mail modification, trojan horse, MITM Attack.
➔ Countermeasure : dengan teknologi digital signature dan Kriptografi spt PGP, 802.1x, WEP, WPA.
c) Availability
➔ Keamanan atas ketersediaan layanan informasi.
➔ Serangan pada jaringan: DoS (denial of services) baik disadari/sengaja maupun tidak. Aktifitas malware, worm, virus dan bomb mail sering memacetkan jaringan.
➔ Countermeasure : Firewall dan router filtering, backup dan redundancy, IDS dan IPS
d) Non-repudiation
➔ Menjaga agar jika sudah melakukan transaksi atau aktifitas online, maka tidak dapat di sangkal bahwa mereka telah mengirim atau menerima sebuah file mengakomodasi Perubahan.
➔ Umumnya digunakan untuk aktifitas e-commerce. Misalnya email yang digunakan untuk bertransaksi menggunakan digital signature.
➔ Pada jaringan dapat menggunakan digital signature, sertifikat dan kriptografi.
e) Authenticity
➔ Hanya yang berhak atau yang punya ijin akseslah yang berhak akses
3. Jelaskan salah satu dari Top10 OWASP vulnerability beserta contoh kasus dan solusinya
a) Top10 OWASP
1. Pengertian Secure Sistem
Security system adalah suatu system atau mekanisme yang dirancang sedemikian rupa yang digunakan untuk mengamankan sebuah perangkat hardware atau software pada sebuah computer.
Secure system ini bertujuan untuk membuat para attacker membutuhkan waktu lama untuk masuk ke dalam system, karena dalam dunia computer, tak ada suatu system pun yang aman 100%, pasti ada setiap kelemahan-kelemahan tertentu yang tersembunyi, yang bisa diexploit. Dan yang hanya bisa dilakukan oleh User adalah untuk meminimalisir setiap kelemahan yang ada pada sebuah computer, oleh karena itu dibutuhkan sebuah system security yang mana telah disediakan oleh banyak developer ataupun vendor-vendor tertentu berupa bayar ataupun gratis.
2. Elemen- elemen Information System
a) Privacy/confidentiality
➔ Keamanan terhadap data data pribadi, messages/pesan-pesan atau informasi lainnya yang sensitif.
➔ Serangan pada jaringan berupa aktifitas sniffing (menyadap) dan adanya keylogger. Umumnya terjadi karena kebijakan/policy yang kurang jelas. Admin atau ISP nakal.
➔ Coutermeasure : gunakan teknologi enkripsi/kriptografi.
b) Integrity
➔ Bahwa informasi atau pesan dipastikan tidak dirubah atau berubah. Karena ketika melewati jaringan internet, sebenarnya data telah berjalan sangat jauh melintasi berbagai negara. Pada saat perjalanan tersebut, berbagai gangguan dapat terjadi terhadap isinya, baik hilang, rusak, ataupun dimanipulasi oleh orang yang tidak seharusnya.
➔ Serangan pada jaringan dapat berupa aktifitas spoofing, mail modification, trojan horse, MITM Attack.
➔ Countermeasure : dengan teknologi digital signature dan Kriptografi spt PGP, 802.1x, WEP, WPA.
c) Availability
➔ Keamanan atas ketersediaan layanan informasi.
➔ Serangan pada jaringan: DoS (denial of services) baik disadari/sengaja maupun tidak. Aktifitas malware, worm, virus dan bomb mail sering memacetkan jaringan.
➔ Countermeasure : Firewall dan router filtering, backup dan redundancy, IDS dan IPS
d) Non-repudiation
➔ Menjaga agar jika sudah melakukan transaksi atau aktifitas online, maka tidak dapat di sangkal bahwa mereka telah mengirim atau menerima sebuah file mengakomodasi Perubahan.
➔ Umumnya digunakan untuk aktifitas e-commerce. Misalnya email yang digunakan untuk bertransaksi menggunakan digital signature.
➔ Pada jaringan dapat menggunakan digital signature, sertifikat dan kriptografi.
e) Authenticity
➔ Hanya yang berhak atau yang punya ijin akseslah yang berhak akses
3. Jelaskan salah satu dari Top10 OWASP vulnerability beserta contoh kasus dan solusinya
a) Top10 OWASP
Injection
Contoh
kasus
SQL
injection
SQL
injection adalah sebuah aksi hacking yang dilakukan di aplikasi
client dengan cara memodifikasi perintah SQL yang ada di memori
aplikasi clien dan juga merupakan teknik mengeksploitasi web aplikasi
yang didalamnya menggunakan database untuk penyimpanan data.
Dalam hal ini SQL Injection dipakai untuk mengakali form login suatu website. Sehingga tanpa harus tau username dan password apapun, kita bisa masuk ke halaman administrator dengan level user tertinggi yaitu Super Admin
Untuk
solusinya atau cara mengatasinya adalah dengan memperbaiki teknik
scriptingnya, misalnya:
a) Menjadikan variabel get menjadi absolute integer
b) Menambahkan variabel get berisi enkripsi md5 yang divariasi pada url
c) Untuk form login, dengan melakukan enkripsi password atau merubah algoritma autentikasi login
d) Kemudian atur databasenya agar hanya karakter tertentu yang boleh diinput. Jika terdeteksi adanya ilegal, langsung tolak permintaan.
4. Penetration
Testing ( black, white, grey)
Tools
nya dan gambarkan scenario pentest dari sebuah insiden, lengkap
dengan tools yang dapat digunakan
a) Pengertian
Penetration Testing
Penetration Testing adalah metode untuk mengevaluasi keamanan sistem komputer atau jaringan dengan mensimulasikan serangan dari sumber yang berbahaya. Contohnya serangan yang dilakukan oleh "Black Hacker", "Cracker", "Defacer", dll.
Proses ini melibatkan analisis aktif terhadap sistem untuk setiap kerentanan potensial yang diakibatkan oleh sistem yang lemah atau konfigurasi sistem yang tidak benar atau kelemahan operasional dalam proses teknis. Masalah keamanan yang ditemukan akan disampaikan kepada pemilik sistem bersama dengan penilaian dampak dan mitigasi (solusi teknis) dari setiap ketentanan yang ditemukan.
b) Metode untuk melakukan penetration testing
1) Black box testing
Black box testing adalah metode Pentest dimana diasumsikan tester tidak mengetahui sama sekali infrastructur dari target pentest. Dengan demikian pada black box test ini tester harus mencoba untuk menggali dari awal semua informasi yang diperlukan kemudian melakukan analisis serta menentukan jenis attack yang akan dilakukan
2) White box testing
Pada White box testing terjadi sebaliknya, tester telah mengetahui semua informasi yang diperlukan untuk melakukan pentest.
3) Grey box testing
Gray box atau kombinasi dari kondisi black box dan white box. Pengertian lain dari white box adalah ” full disclosure”, grey box adalah ” partial disclosure” dan black box adalah ” blind disclosure”.
Tools dan skenario Pentest
Skenario pentest
Tolls yang digunakan untuk scenario diatas antara lain
a) Scanning
web aplikasi network seperti : NmapProses ini melibatkan analisis aktif terhadap sistem untuk setiap kerentanan potensial yang diakibatkan oleh sistem yang lemah atau konfigurasi sistem yang tidak benar atau kelemahan operasional dalam proses teknis. Masalah keamanan yang ditemukan akan disampaikan kepada pemilik sistem bersama dengan penilaian dampak dan mitigasi (solusi teknis) dari setiap ketentanan yang ditemukan.
b) Metode untuk melakukan penetration testing
1) Black box testing
Black box testing adalah metode Pentest dimana diasumsikan tester tidak mengetahui sama sekali infrastructur dari target pentest. Dengan demikian pada black box test ini tester harus mencoba untuk menggali dari awal semua informasi yang diperlukan kemudian melakukan analisis serta menentukan jenis attack yang akan dilakukan
2) White box testing
Pada White box testing terjadi sebaliknya, tester telah mengetahui semua informasi yang diperlukan untuk melakukan pentest.
3) Grey box testing
Gray box atau kombinasi dari kondisi black box dan white box. Pengertian lain dari white box adalah ” full disclosure”, grey box adalah ” partial disclosure” dan black box adalah ” blind disclosure”.
Tools dan skenario Pentest
Skenario pentest
Tolls yang digunakan untuk scenario diatas antara lain
b) menggunakan tool metasploitable : MSF, MSFcli, Meterpreter → toll yang terdapat pada backtrack
5. Cara
mengamankan wireless security ( Hidden, SSID, mas Filtering,
Firewall)
a) Memakai enkripsi
Enkripsi adalah ukuran security yang pertama, tetapi banyak wireless access points (WAPs) tidak menggunakan enkripsi sebagai defaultnya. Meskipun banyak WAP telah memiliki Wired Equivalent Privacy (WEP) protocol, tetapi secara default tidak diaktifkan. WEP memang mempunyai beberapa lubang di securitynya, dan seorang hacker yang berpengalaman pasti dapat membukanya, tetapi itu masih tetap lebih baik daripada tidak ada enkripsi sama sekali. Pastikan untuk men-set metode WEP authentication dengan “shared key” daripada “open system”. Untuk “open system”, dia tidak meng-encrypt data, tetapi hanya melakukan otentifikasi client. Ubah WEP key sesering mungkin, dan pakai 128-bit WEP dibandingkan dengan yang 40-bit.
b) Gunakan enkripsi yang kuat
Karena kelemahan kelemahan yang ada di WEP, maka dianjurkan untuk menggunakan Wi-Fi Protected Access (WPA) juga. Untuk memakai WPA, WAP harus men-supportnya. Sisi client juga harus dapat men-support WPA tsb.
c) Ganti default password administrator
Kebanyakan pabrik menggunakan password administrasi yang sama untuk semua WAP produk mereka. Default password tersebut umumnya sudah diketahui oleh para hacker, yang nantinya dapat menggunakannya untuk merubah setting di WAP anda. Hal pertama yang harus dilakukan dalam konfigurasi WAP adalah mengganti password default tsb. Gunakan paling tidak 8 karakter, kombinasi antara huruf dan angka, dan tidak menggunakan kata kata yang ada dalam kamus.
d) Matikan SSID broadcasting
Service Set Identifier (SSID) adalah nama dari wireless network kita. Secara default, SSID dari WAP akan di broadcast. Hal ini akan membuat user mudah untuk menemukan network tsb, karena SSID akan muncul dalam daftar available networks yang ada pada wireless client. Jika SSID dimatikan, user harus mengetahui lebih dahulu SSID-nya agak dapat terkoneksi dengan network tsb.
e) Matikan WAP saat tidak dipakai
Cara yang satu ini kelihatannya sangat simpel, tetapi beberapa perusahaan atau individual melakukannya. Jika kita mempunyai user yang hanya terkoneksi pada saat saat tertentu saja, tidak ada alasan untuk menjalankan wireless network setiap saat dan menyediakan kesempatan bagi intruder untuk melaksanakan niat jahatnya. Kita dapat mematikan access point pada saat tidak dipakai.
f) Ubah default SSID
Pabrik menyediakan default SSID. Kegunaan dari mematikan broadcast SSID adalah untuk mencegah orang lain tahu nama dari network kita, tetapi jika masih memakai default SSID, tidak akan sulit untuk menerka SSID dari network kita
g) Memakai MAC filtering
Kebanyakan WAP (bukan yang murah murah tentunya) akan memperbolehkan kita “white“ dari computer computer yang boleh mengakses wireless network kita, berdasarkan dari MAC atau alamat fisik yang ada di network card masing masing pc. Koneksi dari MAC yang tidak ada dalam list akan ditolak. Metode ini tidak selamanya aman, karena masih mungkin bagi seorang hacker melakukan sniffing paket yang kita transmit via wireless network dan mendapatkan MAC address yang valid dari salah satu user, dan kemudian menggunakannya untuk melakukan spoof.
h) Mengisolasi wireless network dari LAN
Untuk memproteksi internal network kabel dari ancaman yang datang dari wireless network, perlu kiranya dibuat wireless DMZ atau perimeter network yang mengisolasi dari LAN. Artinya adalah memasang firewall antara wireless network dan LAN. Dan untuk wireless client yang membutuhkan akses ke internal network, dia haruslah melakukan otentifikasi dahulu dengan RAS server atau menggunakan VPN. Hal ini menyediakan extra layer untuk proteksi.
i) Mengontrol signal wireless
802.11b WAP memancarkan gelombang samapai dengan kira-kira 300feet. Tetapi jarak ini dapat ditambahkan dengan cara mengganti antenna dengan yang lebih bagus. Dengan memakai high gain antenna, kita bias mendapatkan jarak yang lebih jauh. Directional antenna akan memancarkan sinyal kearah tertentu dan pancaranya tidak melingkar seperti yang terjadi di antenna omdirectional yang biasanya terdapat pada paket WAP standard. Selain itu, dengan memilih antenna yang sesuai, kita dapat mengontrol jarak sinyal dan arahnya untuk melindungi diri dari intruder. Ada beberapa WAP yang bias disetting kekuatan sinyal dan arahnya melalui config WAP tersebut
j) Memancarkan gelombang pada frekuensi yang berbeda
Salah satu cara untuk bersembunyi dari hacker yang biasanya memakai teknologi 802.11 b/g yang lebih popular adalah dengan memakai 802.11 a. Karena 802.11 a bekerja pada frekuensi yang berbeda ( yaitu di frekuensi 5 GHz), NIC di desain untuk bekerja pada teknologi yang popular tidak akan dapat menangkap sinysal tersebut.
a) Memakai enkripsi
Enkripsi adalah ukuran security yang pertama, tetapi banyak wireless access points (WAPs) tidak menggunakan enkripsi sebagai defaultnya. Meskipun banyak WAP telah memiliki Wired Equivalent Privacy (WEP) protocol, tetapi secara default tidak diaktifkan. WEP memang mempunyai beberapa lubang di securitynya, dan seorang hacker yang berpengalaman pasti dapat membukanya, tetapi itu masih tetap lebih baik daripada tidak ada enkripsi sama sekali. Pastikan untuk men-set metode WEP authentication dengan “shared key” daripada “open system”. Untuk “open system”, dia tidak meng-encrypt data, tetapi hanya melakukan otentifikasi client. Ubah WEP key sesering mungkin, dan pakai 128-bit WEP dibandingkan dengan yang 40-bit.
b) Gunakan enkripsi yang kuat
Karena kelemahan kelemahan yang ada di WEP, maka dianjurkan untuk menggunakan Wi-Fi Protected Access (WPA) juga. Untuk memakai WPA, WAP harus men-supportnya. Sisi client juga harus dapat men-support WPA tsb.
c) Ganti default password administrator
Kebanyakan pabrik menggunakan password administrasi yang sama untuk semua WAP produk mereka. Default password tersebut umumnya sudah diketahui oleh para hacker, yang nantinya dapat menggunakannya untuk merubah setting di WAP anda. Hal pertama yang harus dilakukan dalam konfigurasi WAP adalah mengganti password default tsb. Gunakan paling tidak 8 karakter, kombinasi antara huruf dan angka, dan tidak menggunakan kata kata yang ada dalam kamus.
d) Matikan SSID broadcasting
Service Set Identifier (SSID) adalah nama dari wireless network kita. Secara default, SSID dari WAP akan di broadcast. Hal ini akan membuat user mudah untuk menemukan network tsb, karena SSID akan muncul dalam daftar available networks yang ada pada wireless client. Jika SSID dimatikan, user harus mengetahui lebih dahulu SSID-nya agak dapat terkoneksi dengan network tsb.
e) Matikan WAP saat tidak dipakai
Cara yang satu ini kelihatannya sangat simpel, tetapi beberapa perusahaan atau individual melakukannya. Jika kita mempunyai user yang hanya terkoneksi pada saat saat tertentu saja, tidak ada alasan untuk menjalankan wireless network setiap saat dan menyediakan kesempatan bagi intruder untuk melaksanakan niat jahatnya. Kita dapat mematikan access point pada saat tidak dipakai.
f) Ubah default SSID
Pabrik menyediakan default SSID. Kegunaan dari mematikan broadcast SSID adalah untuk mencegah orang lain tahu nama dari network kita, tetapi jika masih memakai default SSID, tidak akan sulit untuk menerka SSID dari network kita
g) Memakai MAC filtering
Kebanyakan WAP (bukan yang murah murah tentunya) akan memperbolehkan kita “white“ dari computer computer yang boleh mengakses wireless network kita, berdasarkan dari MAC atau alamat fisik yang ada di network card masing masing pc. Koneksi dari MAC yang tidak ada dalam list akan ditolak. Metode ini tidak selamanya aman, karena masih mungkin bagi seorang hacker melakukan sniffing paket yang kita transmit via wireless network dan mendapatkan MAC address yang valid dari salah satu user, dan kemudian menggunakannya untuk melakukan spoof.
h) Mengisolasi wireless network dari LAN
Untuk memproteksi internal network kabel dari ancaman yang datang dari wireless network, perlu kiranya dibuat wireless DMZ atau perimeter network yang mengisolasi dari LAN. Artinya adalah memasang firewall antara wireless network dan LAN. Dan untuk wireless client yang membutuhkan akses ke internal network, dia haruslah melakukan otentifikasi dahulu dengan RAS server atau menggunakan VPN. Hal ini menyediakan extra layer untuk proteksi.
i) Mengontrol signal wireless
802.11b WAP memancarkan gelombang samapai dengan kira-kira 300feet. Tetapi jarak ini dapat ditambahkan dengan cara mengganti antenna dengan yang lebih bagus. Dengan memakai high gain antenna, kita bias mendapatkan jarak yang lebih jauh. Directional antenna akan memancarkan sinyal kearah tertentu dan pancaranya tidak melingkar seperti yang terjadi di antenna omdirectional yang biasanya terdapat pada paket WAP standard. Selain itu, dengan memilih antenna yang sesuai, kita dapat mengontrol jarak sinyal dan arahnya untuk melindungi diri dari intruder. Ada beberapa WAP yang bias disetting kekuatan sinyal dan arahnya melalui config WAP tersebut
j) Memancarkan gelombang pada frekuensi yang berbeda
Salah satu cara untuk bersembunyi dari hacker yang biasanya memakai teknologi 802.11 b/g yang lebih popular adalah dengan memakai 802.11 a. Karena 802.11 a bekerja pada frekuensi yang berbeda ( yaitu di frekuensi 5 GHz), NIC di desain untuk bekerja pada teknologi yang popular tidak akan dapat menangkap sinysal tersebut.
Referensi
:
Posted by
dwi nuryadi
02:46:00
Sunday, 7 June 2015
Penetration Testing

Penetration Testing bertujuan untuk menentukan dan mengetahui serangan-serangan yang bisa terjadi terhadap kerentanan yang ada pada sistem, mengetahui dampak bisnis yang diakibatkan dari hasil ekpoitasi yang dilakukan oleh penyerang.
Hal-hal yang harus di test
dalam pentest adalah
Kegagalan atau kesalahan
komunikasi dan e-comerse
Antisipasi kehilangan informasi rahasia/penting. Seberapa besar?
Sistem-sistem yang umum seperti email, remote akses, website
Email, DNS,firewall,password itu di test seberapa kuat tingkat keamanannya
FTP,IIS, web server di tes
Antisipasi kehilangan informasi rahasia/penting. Seberapa besar?
Sistem-sistem yang umum seperti email, remote akses, website
Email, DNS,firewall,password itu di test seberapa kuat tingkat keamanannya
FTP,IIS, web server di tes
Cara melakukan Pentest yang baik
Parameter dari pentest harus jelas ( batasan, prosedur)
Dalam penetration testing harus ada parameter /ukuran yan gjelas untuk dijadikan rujukan. Tidak sekedar melakukan penetrasi dan kemudian menyimpulkan tanpa ada parameter yang jelas.
Mengundang profesional/ahli
Memilih suitable set of test atau metode testing
Mengikuti metodologi yang digunakan dan dokumentasi.
Melakukan dokumentasi hasil.
Membuat analisis dan laporan final
Posted by
dwi nuryadi
22:52:00
Friday, 5 June 2015
"Makan di Mana", aplikasi mudah bagi Anda yang suka berwisata kuliner

Ketika
rasa penat dan jenuh mulai menyerang kita setelah sibuk beraktifitas
selama seharian bahkan mungkin seminggu penuh, rasanya tentu kita
ingin melepas stres dengan berlibur atau lebih mudahnya berburu
kuliner, karena sebagian orang merasa berwisata kuliner dapat
mengurangi penat setelah beraktivitas. Berwisata kuliner bersama
keluarga atau sahabat dekat membuat kita menjadi lebih santai. Namun,
kita kadang merasa bingung dalam mencari referensi tempat makan atau
jajanan khas daerah yang unik dan baru.
Kini anda tidak perlu bingung dalam mencari makanan khas daerah dan mungkin tempat nongkrong yang baru karena anda dapat mengunduh aplikasi yang bernama Makan di Mana (MDM) di smartphone anda untuk mencari jajanan atau makanan khas. Karena aplikasi ini sangat tepat yang gemar mencicipi kuliner khas daerah di indonesia. Aplikasi ini memberikan anda kemudahan dalam mencari referensi tempat makan dan jajanan yang baru dan unik dan pengalaman baru dalam berwisata kuliner.
Aplikasi makan di mana ini benar-benar unik karena selain kita dapat mencari tempat makan, kita juga dapat berinteraksi dengan seorang pakar wisata kuliner yang terkenal yaitu Bapak Bondan Winarno yang sudah dikenal sebagai pembawa acara wisata kuliner di stasiun tv swasta. Kita bisa berkomunikasi langsung dengan pak Bondan melalui twitternya sehingga anda bisa bertanya apa saja tentang dunia kuliner dan tempat makan yang enak dan unik khas daerah di Indonesia melalui twitter yang sudah di sinkronisasikan ke dalam aplikasi ini.
Aplikasi milik website berita online Indonesia, Detik ini menyajikan berbagai fitur menarik dan mudah di gunakan, jadi orang awam pun bisa dalam menggunakan aplikasi ini. Dalam aplikasi ini terdapat berbagai fitur menarik seperti tempat rumah makan terdekat, pemilihan rumah makan berdasarkan kategori jenis makanannya, mesin pencari rumah makan, promo dan diskon terkini serta sinkronisasi ke akun twitter pakar kuliner Bapak Bondan Winarno sehingga kita dapat lebih update tentang kuliner terkini. Selain itu dalam aplikasi ini juga terdapat fitur area yakni berupa GPS dan kategori yang berisi informasi rumah makan tersebut secara keseluruhan termasuk alamat dan deskripsinya serta daftar menu yang harganya terjangkau sehingga kita dapat mengetahui dimana rumah makan tersebut dan di tunjukan tempat rumah makan itu berada. Jadi, kalau anda ingin mencari tempat makan berdasarkan jenis makanan atau mencari jenis rumah makan bila sedang berpergian ke luar kota atau suatu daerah bis dengan mudah ditemukan. Anda juga dapat share informasi tempat makan tersebut kepada teman anda lewat twitter, facebook atau email dan juga menuliskan komentar mengenai pengalaman makan di rumah makan tersebut.
Aplikasi ini mudah di temukan di smartphone karena dapat di download di App Store, Google play maupun BB App World secara gratis dan mudah. Aplikasi ini juga tidak memakan memori banyak sehinnga ringan saat digunakan dan tidak memakan baterai yang banyak.
Dalam menyusun artikel ini saya terinspirasi dari teman saya yang bingung dalam mencari tempat makan yang baru dan unik. Saya coba menyarankan ke teman saya untuk cari aplikasi di smartphone tentang aplikasi untuk mencari makanan. Nah, kebetulan ketemu aplikasi makan di mana, lalu di cobalah aplikasi ini dan menurut saya aplikasi ini mudah digunakan dan sangat membant. Lalu saya terpikir untuk menuangkan ide ini kedalam sebuah artikel. Saya menulis artikel ini kemarin pada jumat sore kemudian dilanjutkan sampai malam. Saya mendapat referensi mengenai aplikasi ini dari internet mengenai penjelasan aplikasi ini. Menurut saya aplikasi ini sangat membantu bagi anda yang suka berwisata kuliner dan mencoba hal-hal baru.
Posted by
dwi nuryadi
21:19:00
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)





